Selasa, 17 November 2009

Pengamat: Soeharto Berperan Besar Merebut Irian Barat











Jakarta: Mantan Presiden Soeharto berperan besar merebut Papua atau Irian Barat saat itu. Pada 11 Januari 1962, Brigadir Jenderal Soeharto ditunjuk Presiden Soekarno sebagai Panglima Komando Mandala. Dengan kenaikan menjadi mayor jenderal, Soeharto ditugaskan merebut Irian Barat bila diplomasi berakhir buntu. Demikian dipaparkan pembicara dari Pusat Sejarah TNI, Kolonel Infanteri Purnawirawan Ridhani dalam seminar berjudul Papua dan Ketahanan Energi di kampus Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, baru-baru ini.


http://satriopinandito.files.wordpress.com/2007/12/soeharto.jpg

Mantan Presiden Soeharto berperan besar merebut Papua atau Irian Barat saat itu. Tugas yang diemban Soeharto berhasil hingga Irian Barat dikuasai dari tangan penjajah Belanda.



Tugas yang diemban Soeharto berhasil hingga Irian Barat dikuasai dari tangan penjajah Belanda. Kini, tugas masyarakat Indonesia-lah yang harus menjaga keutuhan Papua dan sumber daya energi yang terkandung di tanah Papua.
Connie Rahakundini Bakrie dari Institute of Defense and Security Studies menegaskan, kepentingan pertahanan nasional seharusnya menjadi kepentingan utama. Sebab jika pertahanan negara aman, maka negara dapat membangun dan memperbaiki di bidang lain.

Seminar ini dihadiri sejumlah mahasiswa UI dan perguruan tinggi lain. Sejumlah masyarakat Papua juga tampak hadir.(ZAQ)



sumber :http://berita.liputan6.com/sosbud/200911/251316/Pengamat.Soeharto.Berperan.Besar.Merebut.Irian.Barat

www.wijayafm.blogspot.com